The Five Legends in History : Idola Kami Yang Mana?

Bagi para penggemar golf, olah raga yang satu ini merupakan ujian terakhir untuk mental dan fisik. Meski terlihat santai, sejatinya golf tidak mudah dimainkan. Menjadi salah satu olahraga yang murni individual dengan sejarah panjang, juara-juara golf selalu dikenang dalam waktu yang lama. Bahkan mereka disebut sebagai legenda, pahlawan dan bahkan ikon. Merujuk analisis Goomauny Suraj, yang diterbitkan di SportCo, berikut lima daftar golfer terbaik sepanjang masa. Siapa saja mereka?

Jack Nicklaus : Ia dijuluki si”Beruang Emas”, yang mana gelar ini disematkan media, buah dari kehebatan dan capaian Nicklaus. Sebanyak 18 trophy turnamen major adalah rekor yang masih bertahan hingga saat ini, dimana saat ini hanya Tiger Woods yang mendekati dengan 14 gelar.

Nicklaus menjadi pro-golfer pada 1961 saat ia berusia 21 dan setahun kemudian memenangkan gelar mayor pertamanya di US Open secara dramatis saat mengalahkan Arnold Palmer, dengan tiga tembakan dalam playoff 18holes. Setelah itu namanya tak tertahankan dengan memenangkan tiga gelar utama. Pada 1966, Nicklaus menyelesaikan karir Grand-Slam dan memenangkan Open Championship. Dia menggenapkan tiga Grand-Slam tiga kali selama berkarier di pro. Suatu prestasi yang dianggap belum pernah terjadi sebelumnya saat itu.

Tiger Woods : Tak perlu diragukan lagi, Tiger adalah pegolf paling terkenal sepanjang masa dan meteor golf yang mendunia. Dengan raihan gelar di 14 kejuaraan besar, Woods berada di urutan kedua dalam daftar pegolf dengan gelar major terbanyak. Dia menjadi profesional pada tahun 1996 pada usia 20 dan seperti Nicklaus, memenangkan gelar pertamanya setahun kemudian. Sebagai rookie, dia memenangkan PGA Tour Rookie of the Year. Koleksi medali pertamanya adalah Augusta Masters pada tahun 1997, lalu diikuti oleh PGA Championship pada tahun 1999. Pada tahun 2000, Woods telah memenangkan lima Major dan menyelesaikan karir Grand Slam. Pada usia 24, Woods menjadi pegolf termuda yang menyelesaikan karir Grand Slam.

Selain prestasinya di panggung utama golf dunia, Woods juga mengukir rekor sempurna di PGA Tour. Sebanyak 79 gelar di PGA Tour adalah yang jumlah terbanyak kedua setelah Sam Snead (82). Woods juga memenangkan 40 gelar di European Tour, sekaligus mejadi terbaik ketiga sepanjang masa. Tak hanya di sisi prestasi, di awal milenium kedua, ia menjadi simbol perubahan golf sebagai olah raga yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pada 2010, Woods tercatat sebagai miliarder pertama dalam olahraga golf. Pada awal 2021 Woods mengalami kecelakaan hebat yang mengancam nyawanya. Saat ini ia tengah dalam masa pemulihan.

Arnold Palmer : Boomingteknologi televisi di tahun 1950-an menuntut hadirnya seorang super star dari cabang golf agar dapat menarik banyak pemirsa. Dan berkat kekuatan swing-nya, Arnold Palmer dinobatkan sebagai The King. Namanya pun “meledak” di layar kaca. Ia berkontribusi dalam peningkatan popularitas untuk olahraga golf di AS, bahkan dunia. Bersama Jack Nicklaus dan Gary Player, Palmer adalah salah satu dari tiga bintang olahraga terbesar kurun 1960-an dan dengan raihan banyak medali. Meskipun tidak pernah memenangkan US PGA Championship, Palmer tercatat mengumpulkan tujuh gelar Major yang menempatkannya di urutan ketujuh dalam daftar Major terbanyak yang dimenangkan di Golf. Hebatnya, ia memenangkan semua itu dalam rentang waktu hanya sembilan tahun. Overall, dengan total 62 gelar PGA Tour, Palmer menjadi pegolf terbaik kelima sepanjang masa.Di luar golf course, legacy Palmer salah satunya produk minuman lemon paling populer di AS, yang memakai namanya.

Gary Player: Sebuah anomali dari para legenda lainnya, Player berasal dari luar AS, tepatnya ujung selatan benua Afrika. Ya ia lahir dan besar di Afrika Selatan. Kehadirannya semakin melamungkan golf, khususnya ke luar Amerika. Ia salah satu dari lima pegolf yang memenangkan Grand Slam, dimana Player melakukannya pada tahun 1965 dengan memenangkan US Open pertamanya dan satu-satunya. The best performance Player yang selalu diingat, khususnya di Augusta Masters dan Open Championship, di mana dia memenangkan masing-masing tiga gelar. Pada US PGA Championship, Player dua kali keluar sebagai juara. Setelah pensiun dari golf, ia berkarier sebagai perancang lapangan. Atas berbagai capainnya, Player dinobatkan sebagai Sportsman of The Century di Afrika Selatan pada tahun 2000.

Sam Snead : Slammin Sammy adalah julukan Snead saat masa jayanya, yang merujuk pada swing-nya yang nyaris sempurna. Senjata yang di kemudian hari membantunya mendominasi golf selama empat dekade. Snead memenangkan turnamen pertamanya, West Virginia Closed Pro, pada tahun 1936. Setelahnya ia membukukan kemenangan demi kemenangan, yang berujung raihan 82 gelar PGA Tour-nya yang masih menjadi rekor hingga saat ini.Di turnamen Major, Snead mampu mengantongi tujuh gelar, yang membuat namanya sejajar dengan Arnold Palmer. Major pertamanya adalah US PGA Championship pada tahun 1942, dan di turnamen ini ia memenangkan trophy sebanyak tiga kali. Dia juga tiga kali memenangkan Augusta Masters dalam karirnya bersama dengan satu kemenangan Open Championship. Sedikit kekurangan, Snead tak mengoleksi piala Grand Slam selama karirnya, dimana raihan tertingginya hanya runner-up di US Open.

Walter Hagen : Sebelum munculnya Sam Snead di golf, Walter Hagen adalah nama golfer hebat yang mendominasi permainan. Rekornya menjelaskan capaiannya, terutama jika kita mengingat Augusta Masters. Dengan 11 gelar di tangan, Hagen tercatat sebagai pegolf dengan trophy Major terbanyak ketiga dalam sejarah Golf. Dikenal karena sifat asertifnya dan stylish, pengaruh Hagen terlihat khususnya selama era di mana ada perbedaan mencolok antara pegolf amatir dan profesional.

Tempat (kejuaraan) favorit Hagen adalah US PGA Championship, dimana ia memenangkan lima gelar. Selain itu, Hagen juga memenangkan Kejuaraan Terbuka sebanyak empat kali dan US Open dua kali.

Leave a Reply